*Disclaimer: Ini adalah hasil yang saya alami. Hasil yang didapatkan mungkin berbeda-beda tergantung dari situasi tubuh masing-masing orang. Saya tidak dapat menjamin Anda akan mendapatkan hasil yang sama.

PENGALAMAN BERJUANG MELAWAN ASAM LAMBUNG

Oleh : Dewi Sukma

Halo teman-teman sekalian sebangsa dan se tanah air Indonesia, semoga semuanya dalam keadaan sehat ya. Kali ini langsung aja, saya akan bagikan sedikit cerita saja tentang kesehatan kepada teman-teman, mudah-mudahan bisa menginspirasi dan tentunya membantu sesama pejuang Asam Lambung.

Jadi cerita awalnya sekitar 5 tahun lalu saya merantau ke Pangkal Pinang untuk bekerja. Disana seperti biasa saya makan sesuai dengan selera saya, bisa dibilang termasuk sembarangan, maklum karena masih single. Berhubung saya pecinta makanan pedas, jadi hampir setiap makanan yang saya makan harus pedas, kayanya kalau ngga pedas tuh kurang afdol gitu. Namun setelah 4 tahunan, ada yang berbeda dalam tubuh saya, khususnya saat gangguan pencernaan melanda.

Beberapa kejadian mulai membuat saya khawatir mulai dari kesemutan, bab lembek, dan badan melayang kleyengan. Saya lalu cek ke rumah sakit, cek darah ternyata aman dan gula darah pun aman. Saya ke dokter syaraf juga demikian.

Oleh orang tua saya lalu saya dibawa ke seorang dokter, dan disitu saya didiagnosa kena gangguan lambung dan luka di bagian usus. Beliau tidak meresepkan obat hanya jaga makan saya dan pantangannya. Karena pencernaan mau diobati kimia juga gak bakal ngaruh.

Beliau juga mengatakan bahwa jangan banyak pikiran dan stress karena pekerjaan. Mungkin ini juga yang membuat pencernaan saya bermasalah. Karena asam lambung dan anxiety adalah satu lingkaran setan. Semua kuncinya ada di pikiran dulu, hilangkan dendam, iri, cemas dan lainnya. Baru setelah itu imbangi dengan pola makan dan hidup yang sehat.

Disitu saya diminta untuk selalu positif dan ikhlas dalam hidup. Asam Lambung dan Anxiety yang saya alami adalah kombinasi dari sekelumit masalah yang pernah terjadi mungkin sebelumnya. Selain itu saya banyak makan makanan yang tidak sehat saat kuliah sampai kerja, jadi seolah investasi penyakit.

Sebenarnya asam lambung itu penting untuk memecah makanan, kalau tidak ada asam lambung maka kita tidak bisa hidup. Nah masalahnya adalah intensitas asam lambung yang berlebihan alias anomali yang membuat tubuh sakit. Disinilah Asam Lambung mulai melanda. Ada yang bilang Asam Lambung dapat diatasi dengan rutin konsumsi madu dan campuran beberapa bahan herbal. Karena madu punya sifat alami sebagai anti radang yang bisa bantu redakan nyeri asam lambung.

Tapi kok kayanya ribet ya kalau harus racik – racik sendiri, ditambah lagi tuntutan pekerjaan yang ada terus menerus serasa ngga ada habisnya. Sampai akhirnya saya iseng – iseng browsing cara mengatasi asam lambung dan ketemu produk Madukula. Jadi selain saya mulai paksakan jalani pola hidup sehat seperti makan sedikit tapi sering, istirahat cukup, dan kelola stres saya bantu juga dengan konsumsi si Madukula ini. Sebenarnya produk seperti ini banyak dipasaran tapi entah kenapa setelah konsumsi produk Madukula ini saya merasa cocok dan gejala asam lambung yang tadinya sering banget kambuh mulai berangsur – angsur menghilang.

Buat temen – temen yang mungkin mau tau produk Madukulanya seperti apa, ini saya lampirkan fotonya

Sampai sekarang pun saya masih berjuang melawan asam lambung ini. Saya sadar semua itu sudah terjadi dan memang kita harus ikhlas bahwa penyakit itu datangnya dari Allah dan setiap penyakit ada obatnya. Karena semua yang Allah ciptakan itu berpasang-pasangan. Tugas kita sebagai manusia hanya berusaha, untuk hasilnya kita kembalikan lagi kepada Allah.

Itu tadi sedikit pengalaman bagaimana saya berjuang melawan asam lambung. Semoga bermanfaat untuk temen – temen semua dan bisa jadi pelajaran. Selamat berjuang dan jangan menyerah teman-teman. Tetap positive thinking bahwa setiap penyakit pasti ada obatnya. Cerita lainnya akan diulas di postingan lain waktu, Bye…. 🙂